Hari Guru | Guru Hebat, Indonesia Kuat
Peringatan Hari Guru
SMP Tahfizhul Qur’an Pangeran Diponegoro
Semarang
Peringatan Hari Guru Nasional di SMP Tahfizhul
Qur’an Pangeran Diponegoro Semarang tahun ini berlangsung dengan penuh khidmat,
meriah, dan sarat makna. Seluruh rangkaian kegiatan disusun khusus sebagai
bentuk penghormatan kepada para pendidik yang telah berjuang mencerdaskan
generasi Qur’ani. Dengan tema “Guru Teladan, Inspirasi Peradaban Qur’ani”.
Upacara hari guru dilaksanakan di lapangan belakang sekolah dan dilanjutkan
ramah tamah di halaman sekolah dan melibatkan seluruh ustadz-ustadzah, serta
peserta didik dari kelas 7, 8, dan 9.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara
bendera yang memiliki keistimewaan tersendiri. Semua petugas upacara pada
kesempatan istimewa ini adalah para ustadz dan ustadzah, mulai dari pengibar
bendera, pemimpin barisan, pemimpin upacara, pembaca doa, hingga petugas UUD
1945. Para peserta didik terlihat antusias mengikuti upacara yang dipimpin
langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Ardian Puguh Setia Budi, M.Pd, yang
bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan
pentingnya menghormati guru, meneladani akhlak para ilmuwan Islam, serta
menjaga tradisi keilmuan dalam bingkai Al-Qur’an dan adab Islami. Suasana
menjadi khusyuk ketika seluruh peserta upacara menyimak pesan moral dan
motivasi yang disampaikan dengan penuh keteduhan.
Setelah upacara selesai, suasana berubah
menjadi meriah ketika seluruh siswa memberikan kejutan untuk para guru. Dari
lantai 4 gedung sekolah, dibentangkan MMT vertikal berukuran 8 x 1 meter
bertuliskan “Selamat Hari Guru 2025” yang langsung disambut tepuk tangan
dan sorakan penuh kebahagiaan dari seluruh siswa. Kejutan tersebut berlanjut
dengan pembacaan puisi spesial dari perwakilan siswa yang mengungkapkan rasa
terima kasih, doa, dan harapan untuk para guru. Momen ini menghadirkan suasana
haru, di mana banyak guru tersenyum, bahkan ada yang meneteskan air mata
bahagia.
Acara tidak berhenti di situ, kegiatan
dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Siswa-siswa membentuk lingkaran besar di
halaman sekolah, sementara para ustadz dan ustadzah berada di tengah lingkaran.
Satu per satu, beberapa siswa maju untuk memberikan ucapan terima kasih, doa,
serta menyerahkan bunga dan kue kepada para guru. Suasana yang tercipta sangat
hangat dan penuh kekeluargaan. Para guru terlihat bahagia menerima ungkapan
sederhana namun tulus dari murid-muridnya.
Kemeriahan peringatan Hari Guru dilanjutkan
dengan kegiatan lomba memasak antar kelas. Sebanyak 11 kelas dari jenjang 7, 8,
dan 9 berpartisipasi dengan penuh kreativitas. Setiap kelas dibimbing oleh dua
guru, yaitu wali kelas dan satu guru mata pelajaran. Mereka diberikan kebebasan
untuk membuat menu masakan yang berbeda-beda, sehingga suasana halaman sekolah
dipenuhi aroma masakan yang menggugah selera. Aktivitas ini bukan hanya menjadi
ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat kekompakan, kreativitas,
dan interaksi positif antara siswa dan guru.
Peringatan Hari Guru di SMP Tahfizhul Qur’an
Pangeran Diponegoro Semarang tahun ini tidak hanya menjadi acara seremonial,
tetapi juga menjadi momen refleksi dan penguatan ikatan antara guru dan siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta didik semakin memahami betapa
besar jasa dan perjuangan seorang guru dalam membangun peradaban bangsa. Semoga
seluruh ustadz dan ustadzah selalu diberikan kesehatan, kesabaran, dan
keberkahan dalam mendidik generasi Qur’ani yang berilmu, beradab, dan
berprestasi.